Makro: BPS: September 2017, Bahan Makanan Deflasi 0,53 Persen

BPS: September 2017, Bahan Makanan Deflasi 0,53 Persen Ilustrasi makanan. Foto: Jawa Pos/JPNN jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Pusat Stati...

BPS: September 2017, Bahan Makanan Deflasi 0,53 Persen

BPS: September 2017, Bahan Makanan Deflasi 0,53 Persen - JPNN.COM

Ilustrasi makanan. Foto: Jawa Pos/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto menyebutkan pada September 2017 ini terjadi deflasi atau penurunan harga untuk kelompok bahan makanan sebesar 0,53 persen. Deflasi tersebut menunjukkan penurunan indeks dari 140,06 pada Agustus 2017 menjadi 139,32 pada September 2017. Tercatat, pada Agustus 2017, kelompok bahan makanan juga mengalami deflasi yakni 0,67 persen.

“Pada kelompok bahan makanan September 2017, terdapat 5 subkelompok mengalami deflasi. Subkelompok yang deflasi tertinggi yaitu bumbu-bumbuan 2,91 persen dan terendah subkelompok buah-buahan 0,39 persen,” demikian ungkapnya dalam rilis resmi BPS di Jakarta, Senin (2/10/2017).

Menurut Suhariyanto, kelompok bahan makanan pada September 2017 ini memberikan andil atau sumbangan deflasi sebesar 0,11 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan deflasi tersebut yani bawang merah sebesar 0,04 persen, daging ayam ras dan bawang putih masing-masing sebesar 0,03.

Terkait perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) pada September 2017, Suhariyanto menyebutkan Nilai Tukar Petani sebesar 102,22 atau naik 0,61 persen dari bulan Agustus 2017 yang hanya 101,60.

“Pada September 2017 ini pun terjadi kenaikan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) sebesar 0,27 persen,” tuturnya.

Suhariyanto menjelaskan, NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani. NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan.

NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, maka secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani.

NTUP sendiri merupakan perbandingan antara indeks harga yang diterima oleh petani dengan indeks harga yang dibayar oleh petani di mana komponen yang harus dibayar hanya meliputi biaya produksi dan penambahan barang modal (BPPBM). “Secara konseptual, NTUP mengukur seberapa cepat indeks harga yang diterima oleh petani dibandingkan dengan indeks harga BPPBM,” pungkasnya.(adv/jpnn)

  • 1
  • 2
  • Next
Sumber: JPNN

COMMENTS

Name

Bisnis,107,Industri,22,Investasi,31,Makro,28,Otomotif,16,Pajak,7,Produk,16,Properti,12,Syariah,8,UMKM,9,
ltr
item
Majalah Peluang Bisnis: Makro: BPS: September 2017, Bahan Makanan Deflasi 0,53 Persen
Makro: BPS: September 2017, Bahan Makanan Deflasi 0,53 Persen
https://photo.jpnn.com/timthumb.php?src=https://photo.jpnn.com/arsip/normal/2017/04/19/1f4a8a9b6488e08cd7cfd352741a3152.jpg&w=510&h=294&zc=1&q=70
Majalah Peluang Bisnis
http://www.majalahpeluangbisnis.com/2017/10/makro-bps-september-2017-bahan-makanan.html
http://www.majalahpeluangbisnis.com/
http://www.majalahpeluangbisnis.com/
http://www.majalahpeluangbisnis.com/2017/10/makro-bps-september-2017-bahan-makanan.html
true
9162307026380827218
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy