Indonesia Masih Menarik Untuk Bisnis Elektronik

Indonesia Masih Menarik Untuk Bisnis Elektronik Pengunjung melihat barang elektronik di salah satu toko elektronik di Makassar (Bisnis - P...

Indonesia Masih Menarik Untuk Bisnis Elektronik

Pengunjung melihat barang elektronik di salah satu toko elektronik di Makassar (Bisnis - Paulus Tandi Bone)

Bisnis.com, JAKARTAâ€"Indonesia masih dinilai menjadi pasar potensial bagi bisnis peralatan elektronik.

Presiden Direktur PT Star Cosmos (Cosmos) Dharma Surjaputra mengatakan dengan jumlah rerata pernikahan sebanyak 2 juta per tahun dan adanya program pembangunan sejuta rumah oleh pemerintah, membuat kebutuhan peralatan elektronik rumah tangga meningkat.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga masih baik. Ini yang membuat produk impor yang mau masuk ke Indonesia jadi banyak," ujarnya di Jakarta, Rabu (29/11/2017).

Produk elektronik impor saat ini mengancam bisnis produsen dalam negeri karena harga yang dipasarkan lebih murah. Namun, harga yang murah ini didapat dengan mengorbankan kualitas produk.

Untuk menangkal produk impor, Dharma berharap pemerintah dapat konsisten dalam menerapkan kebijakan pengetatan bea cukai dan meningkatkan pengawasan terkait penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI). Adapun, bagi para produsen sendiri, dia menyebutkan ada beberapa upaya yang harus dilakukan supaya dapat bersaing dengan produk impor.

"Industri dalam negeri harus meningkatkan teknologi, kualitas sumber daya manusia, dan melakukan inovasi," katanya.

Adapun, salah satu produsen elektronik yang tertarik masuk ke pasar Indonesia adalah perusahaan asal Turki Beko. Perusahaan ini berencana mulai mengenalkan produk mereka pada kuartal II/2018.

Zafer Ustuner, Regional Director Asia Pasific Beko, mengatakan Indonesia merupakan pasar potensial dengan jumlah penduduk terbesar di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, Indonesia juga diprediksi menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia pada 2050.

“Daya konsumsi masyarakat juga masih tinggi dengan kontribusi ke PDB yang besar, kami tidak mau menunggu hingga 2050 baru masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Beko, yang diklaim sebagai merek nomor satu di Eropa untuk peralatan rumah tangga, merupakan bagian dari Grup Arcelik. Saat ini, produk Beko telah dipasarkan di lebih dari 140 negara dengan jumlah konsumen sekitar 280 juta sejak 1990-an.

Untuk pasar Asia Pasifik, Beko telah masuk ke negara-negara seperti China, Vietnam, Malaysia, Thailand, Pakistan, India, Australia, dan lainnya. Zafer menuturkan pihaknya memiliki program Beko Road yang bertujuan melebarkan bisnis perusahaan dari wilayah barat menuju timur.

Tag : elektronik Editor : Ratna AriyantiSumber: Google News Bisnis Indonesia

COMMENTS

Name

Bisnis,108,Industri,22,Investasi,31,Makro,28,Otomotif,16,Pajak,7,Produk,16,Properti,12,Syariah,8,UMKM,9,
ltr
item
Majalah Peluang Bisnis: Indonesia Masih Menarik Untuk Bisnis Elektronik
Indonesia Masih Menarik Untuk Bisnis Elektronik
http://img.bisnis.com/thumb/posts/2017/11/29/714110/elektronik.jpg?w=600&h=400
Majalah Peluang Bisnis
http://www.majalahpeluangbisnis.com/2017/11/indonesia-masih-menarik-untuk-bisnis.html
http://www.majalahpeluangbisnis.com/
http://www.majalahpeluangbisnis.com/
http://www.majalahpeluangbisnis.com/2017/11/indonesia-masih-menarik-untuk-bisnis.html
true
9162307026380827218
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy