Kontraktor Indonesia-Korea Sinergi Tingkatkan Kompetensi Pekerja ...

Kontraktor Indonesia-Korea Sinergi Tingkatkan Kompetensi Pekerja ... Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) dengan Asosiasi...

Kontraktor Indonesia-Korea Sinergi Tingkatkan Kompetensi Pekerja ...

Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) dengan Asosiasi Perusahaan Konstruksi Korea (Construction Association of Korea - CAK) menandatangani nota kesepahaman (MoU)

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) dengan Asosiasi Perusahaan Konstruksi Korea (Construction Association of Korea/CAK) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas pekerja konstruksi Indonesia.

Kerja sama kedua belah pihak mencakup pengembangan data dan sistem informasi, riset dan inovasi teknologi konstruksi, pengembangan pasar dan fasilitasi kontrak bisnis, pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia dan kerangka kerja institusi untuk pengembangan industri konstruksi yang s tabil.

Ketua LPJKN Ruslan Rivai menjelaskan kerja sama ini untuk mendukung ketersediaan tenaga kerja terampil yang terbatas di Indonesia. Sementara kebutuhan tenaga kerja terampil terus meningkat seiring dengan pembangunan infrastruktur yang gencar di era pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

"Pemerintah banyak membangun infrastruktur tapi ketersediaan tenaga kerja yang memiliki skill dan ketersediaan kontraktor kita masih di bawah harapan. Kalau tidak tersedia, nanti tenaga kerja luar yang akan masuk," kata Ruslan dalam siaran person, Sabtu (11/11/2017).

Dia menjelaskan dengan meningkatnya kompetensi tenaga kerja dan kontraktor sesuai kebutuhan pembangunan infrastruktur, kualitas industri jasa konstruksi Indonesia juga akan meningkat.

Sebagaimana diketahui, tahun 2018 telah ditetapkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dengan tema "Memacu Investasi dan Memantapkan Pembangunan Infrastruktur untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Ber kualitas".

Pembangunan infrastruktur juga harus didukung dengan kesiapan rantai pasok sumber daya konstruksi meliputi pemasok bahan bangunan/material, pemasok peralatan konstruksi, pemasok teknologi Konstruksi, pemasok badan usaha jasa konstruksi, dan usaha pemasok tenaga kerja konstruksi.

Jumlah tenaga kerja konstruksi di Indonesia sekitar 7,7 juta orang namun baru 10% yang memiliki sertifikat kompetensi. Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Konstruksi menargetkan tahun 2015-2019, tenaga kerja konstruksi bersertifikat bertambah 750.000 orang.

Kewajiban memiliki sertifikat bagi tenaga kerja konstruksi diatur dalam Undang-Undang No.2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, pasal 70 yang mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki sertifikat kompetensi kerja. Para pengguna jasa dan/atau penyedia jasa juga wajib mempekerjakan tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi kerja.

PENDANAAN SWASTA

Pemerintah mendorong pendanaan swasta untuk lebih b anyak masuk dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur yang tak bisa seluruhnya dipenuhi melalui APBN.

Kementerian PUPR turut menawarkan berbagai inovasi alternatif pembiayaan atau creative financing untuk membangun infrastruktur seperti jalan tol dan penyediaan air minum.

"Kebutuhan pembiayaan infrastruktur 2015-2019 sekitar Rp 4.800 triliun. Kemampuan pemerintah melalui APBN dan APBD sekitar 41%, BUMN sekitar 23% dan sisanya kita harapkan dari swasta sekitar 36%. Namun sampai saat ini, peran sektor swasta belum sampai 36%,” kata Danis H. Sumadilaga dalam jumpa pers usai penandatanganan MoU antara Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) dengan Construction Association of Korea (CAK) di acara Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2017, Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Menurut Danis, meski peran swasta belum sampai 36%, namun pihaknya meyakini bahwa porsi swasta dalam pembangunan infrastruktur akan meningkat. Apalagi saa t ini kalangan perbankan memiliki kepercayaan pada investasi di sektor infrastruktur.

“Beberapa kontrak dengan swasta juga sudah dilakukan seperti penandatanganan kontrak proyek infrastruktur antara PT Nusantara Infrastructure Tbk dengan Metro Pacific Investments Corporation. Kemudian PT. Waskita Karya untuk membangun Jalan Tol Jakarta Cikampek II juga sudah mendapat pinjaman perbankan," katanya.

Tag : jasa konstruksi Editor : Fajar SidikSumber: Google News Bisnis Indonesia

COMMENTS

Name

Bisnis,108,Industri,22,Investasi,31,Makro,28,Otomotif,16,Pajak,7,Produk,16,Properti,12,Syariah,8,UMKM,9,
ltr
item
Majalah Peluang Bisnis: Kontraktor Indonesia-Korea Sinergi Tingkatkan Kompetensi Pekerja ...
Kontraktor Indonesia-Korea Sinergi Tingkatkan Kompetensi Pekerja ...
http://img.bisnis.com/thumb/posts/2017/11/11/708207/img-20171111-wa0043-600x400.jpg?w=600&h=400
Majalah Peluang Bisnis
http://www.majalahpeluangbisnis.com/2017/11/kontraktor-indonesia-korea-sinergi.html
http://www.majalahpeluangbisnis.com/
http://www.majalahpeluangbisnis.com/
http://www.majalahpeluangbisnis.com/2017/11/kontraktor-indonesia-korea-sinergi.html
true
9162307026380827218
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy