www.AlvinAdam.com

Majalah Peluang Bisnis

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Garuda Buka Dua Rute Baru Dari Bali Ke China

Posted by On 4:21 PM

Garuda Buka Dua Rute Baru Dari Bali Ke China

Pesawat udara lepas landas di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (13/6). - Antara/Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA â€" Perusahaan penerbangan nasional Indonesia, Garuda Indonesia merilis rute internasional dari China ke Bali pada tahun ini.

Mulai akhir Januari 2018, Garuda Indonesia akan terbang secara berkala dari dua kota di China yakni dari Zhengzhou-Denpasar (PP) dan Xi’an-Denpasar (PP).

BACA JUGA :

  • BISNIS PARIWISATA: Kelompok Milenial Makin Banyak Berkunjung ke Hong Kong
  • Ini Peluang & Potensi Jalur Sutra Baru China Bagi Indonesia
  • ERUPSI GUNUNG AGUNG : Bali \'Bujuk\' Negara Sahabat

Melalui rute teranyarnya ini, Garuda Indonesia siap membawa l ebih banyak lagi wisatawan dari China untuk mendukung perkembangan pariwisata Indonesia.

“Membuka tahun ini, Garuda Indonesia segera melayani penerbangan berjadwal rute Denpasar â€" Zhengzhou vv dan Denpasar â€" Xi’an PP. Penerbangan akan resmi beroperasi pada akhir Januari 2018,” ujar Direktur Kargo Garuda Indonesia Sigit Muhartono, mengutip keterangan resminya, Sabtu (6/1/2018).

Sigit, yang membawahi pengembangan rute internasional Garuda, mengatakan rute ini akan mulai beroperasi pada 30 Januari 2018. Penerbangannya akan dilakukan berjadwal sebanyak tiga kali dalam sepekan.

Dengan armada Airbus A330-300, layanan penerbangan tersebut berangkat setiap hari Selasa, Kamis dan Minggu. Dari Denpasar pada pukul 11.35 waktu setempat dan tiba di Zengzhou pada pukul 18.25 waktu setempat.

Sementara penerbangan Denpasar-Xi’an akan mulai beroperasi pada 29 Januari 2018. Terbang sebanyak dua kali per pekan dan menggunakan armada Airbus A330 berkapasitas 360 penu mpang.

Layanan penerbangan tersebut berangkat setiap Senin dan Jumat dari Denpasar pukul 16.55 waktu setempat dan tiba di Xian pada pukul 00.25 waktu setempat.

Sigit menjelaskan rute baru ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas jaringan penerbangan sekaligus meningkatkan pangsa pasar dari China. Tambahan rute internasional ini akan sejalan dengan peningkatan trafik kunjungan wisman China ke Indonesia.

“Layanan tersebut merupakan upaya berkelanjutkan perusahaan dalam memaksimalkan potensi pasar China yang semakin menjanjikan,” ujar Sigit.

Menurutnya, pasar China semakin berperan penting dalam pasar internasional Garuda Indonesia. Saat ini, tingkat kunjungan wisatawan China ke negara lain mencapai 120 juta per tahun di seluruh dunia.

“Kami sangat optimis dapat memaksimalkan potensi pasar tersebut khususnya melalui pembukaan rute Denpasar - Xi’an dan Denpasar - Zhengzhou ini," tambahnya.

Lebih lanjut, Sigit mengun gkapkan rute baru dari China ke Denpasar ini juga bentuk dukungan Garuda Indonesia terhadap upaya peningkatan trafik pariwisata Bali. Seperti diketahui, sebelumnya trafik pariwisata Bali sempat terdampak aktivitas erupsi Gunung Agung.

“Kami optimistis dengan kondisi pariwisata Bali yang sudah kondusif, pembukaan rute ini dapat menjadi momen penting peningkatan kunjungan wisata internasional ke Bali,” ujar Sigit.

Apresiasi langsung dilayangkan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Menurutnya penetrasi pasar dari Garuda Indonesia ke kota-kota di China akan memudahkan wisatawan China berkunjung ke Indonesia, terutama Bali.

Menurutnya Bali selalu menjadi tujuan favorit wisatawan China. “Wisatawan China sangat menyukai Bali. Pemerintah pun tak pernah putus mempromosikan pariwisata Indonesia di China, khususnya Bali,” tekannya.

Ia mengatakan, berdasarkan data BPS, selama Januari hingga November 2017, jumlah wisman China yang berkunjung ke Bali mengalami peningkat an. Bahkan peningkatanya yang terbesar dibanding negara-negara lain.

Wisatawan China yang berkunjung ke Bali bertambah 467.292 orang atau 51,52% dari 907.028 orang periode Januari-November 2016 menjadi 1,37 juta orang periode yang sama tahun ini.

Khusus untuk mempromosikan Bali pascaerupsi Gunung Agung, Kemenpar sendiri telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 100 miliar. “Semoga dengan adanya rute dari Garuda Indonesia, recovery Bali akan menjadi semakin mudah,” ujarnya.

Ia mengatakan, anggaran Rp 100 miliar tersebut nantinya digunakan untuk biaya promosi Bali ke seluruh dunia.

Tag : garuda indonesia Editor : Martin SihombingSumber: Google News Bisnis Indonesia

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »