www.AlvinAdam.com

Majalah Peluang Bisnis

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Bos IMF Mengaku Terkesan Dengan Jaminan Kesehatan di Indonesia

Diposting oleh On Selasa, Februari 27, 2018

Bos IMF Mengaku Terkesan Dengan Jaminan Kesehatan di Indonesia

Presiden Joko Widodo bersama Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde berkunjung ke Rumah Sakit Pusat Pertamina di Jakarta, Senin (26/2 - 2018).

Bisnis.com, JAKARTA--- Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) Christine Lagarde mengaku terkesan setelah melihat secara singkat sistem jaminan kesehatan Indonesia.

Perempuan asal Prancis itu melihat sistem tersebut di Rumah Sakit Pusat Pertamina, sebuah rumah sakit besar di Jakarta dalam kunjungan selama tidak lebih dari 30 menit tersebut. Lagarde mengunjungi rumah sakit itu bersama Presiden Joko Widodo, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris.

BACA JUGA :

  • IMF S oroti Ketimpangan & Upah
  • Ini Alasan Jokowi Getol Bangun Ini Itu
  • Genjot Pajak, Basis Data WP Terus Diperluas

"Saya sangat-sangat terkesan dengan jaminan universal yang disediakan untuk banyak orang Indonesia yang memiliki tingkat ekonomi tertentu," kata Lagarde dalam wawancara dengan wartawan bersama dengan Presiden Jokowi, Senin (26/2/2018).

Menurutnya, situasi di mana lebih dari 90 juta orang dijamin secara gratis mengakses jasa kesehatan merupakan suatu pencapaian yang fantastis. Lagarde menilai fasilitas seperti ukuran kamar hingga kartu (Kartu Indonesia Sehat) yang dilihatnya 'sangat impresif'.

"Bravo untukmu Presiden dan juga untuk orang-orang yang bekerja di rumah sakit yang begitu sigap dalam menyediakan perawatan dan pelayanan," kata Lagarde.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden mengatakan pemerintah ingin menunjukan Indonesia memiliki sistem jaminan kesehatan untuk masyarakat yang bernama B adan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat.

Menurutnya, jumlah peserta KIS sekarang mencapai 92,4 juta orang dan peserta BPJS Kesehatan 193,1 juta orang. "Waktu tadi pertemuan di Istana, ibu Madam Lagarde minta kita untuk melihat sistem jaminan kesehatan seperti apa, pelayanan seperti apa, tadi kita tunjukkan," ujar Jokowi.

Presiden mengatakan jaminan kesehatan dengan ukuran yang sangat besar hanya ada di Indonesia. Angka 92 juta dan 193 juta itu dianggap merupakan jumlah yang sangat besar. "Tidak mudah mengelola ini. Banyak negara melihat ini sebuah jaminan kesehatan yang gede banget," tegas Jokowi.

Hari ini, Presiden Joko Widodo bersama Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde berkunjung ke Rumah Sakit Pusat Pertamina di Jakarta, Senin (26/2/2018).

Tag : jokowi, imf Editor : Fajar SidikSumber: Google News Bisnis Indonesia

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »